Sosa Timur – Babinsa Koramil 09/Sosa Kodim 0212/Tapsel Sertu Hari Agusman Harahap melaksanakan kegiatan sosialisasi Sekolah Ramah Anak, Perlindungan Anak, dan Anti Perundungan (Bullying) kepada siswas siswi SDN 1703 Desa PIR Trans Sosa IB Kecamatan Sosa Timur Kebupaten Padang Lawas, Senin (19/05/2025)
Kegiatan ini dilaksanakan dihalamam sekolah dengan memberikan pengarahan dan sosialisasi kepada para siswa dan siswi dan dilanjutkan dengan tanya jawab dan kuis
Babinsa Sertu Heri Agusman Harahap delam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa tujuan kegiatan tersebut sebagai upaya dalam menciptakan budaya dan lingkungan sekolah yang ramah anak
“Secara keseluruhan, kegiatan ini bertujuan menciptakan budaya sekolah yang ramah anak, di mana siswa dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Materi tentang penanganan psikologis kekerasan pada anak juga memberikan bekal kepada guru dan tenaga pendidik untuk memberikan dukungan emosional dan psikologis yang diperlukan” papar Babinsa
Babinsa juga menyampaikan, Hasil kegiatan mencakup terlaksananya Sosialisasi Sekolah Ramah Anak, Sosialisasi Pencegahan Kekerasan pada Anak / Anti Perundungan (Bullying), serta untuk melaporkan dan konsultasi permasalahan Anak & Perempuan
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi dalam membentuk lingkungan sekolah yang positif
“karena, selain memberikan perlindungan, hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan karena siswa dapat belajar dalam lingkungan yang mendukung dan aman. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan dalam menciptakan sekolah yang peduli dan melibatkan seluruh komunitas sekolah dalam upaya pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan” imbuhnya
Kami juga berharap, melalui kegiatan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh komponen sekolah mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan bebas dari tindak kekerasan atau perundungan, dan tujuan utama kegiatan ini adalah melibatkan seluruh pihak dalam upaya pencegahan kekerasan, mempromosikan kebijakan perlindungan anak, serta mendukung terciptanya sekolah yang aman dan mendukung perkembangan optimal bagi setiap anak” tutupnya
